keutamaan ilmu agama dibanding harta

Ilmu bertambah terus dengan diamalkan, sedangkan harta berkurang setiap kali diinfaqkan “

            Ilmu bertambah dengan dua cara, pertama dengan diamalkan, yang kedua dengan disampaikan kepada orang lain. Oleh karena itu sebagian riwayat datang dengan lafadz على الإنفاق yaitu bertambah ilmu tersebut dengan diinfaqkan kepada orang lain .

Dalam sebuah hadist Qudsi Allah Ta’alaberfirman:

يَا ابْنَ آدَمَ، أَنْفِقْ، أُنْفِقْ عَلَيْكَ

“Wahai anak Adam, berinfaqlah maka Aku akan berinfaq untukmu” (Muttafaqun ‘alaihi, dari hadist Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

Ibnul Qayyim menjelaskan bahwa infaq disini mencakup infaq ilmu. (Lihat Miftah Daari As-Sa’aadah 1/128).

Adapun harta, setiap kali dibelanjakan untuk kepentingan dunia maka dia akan berkurang jumlahnya secara zhahir.

Mencintai orang yang berilmu (ulama) bagian dari agama, cinta yang mendekatkan diri kepada Allah”

            Ilmu agama adalah warisan para nabi ‘alaihimussalam, Allah mencintai ilmu ini dan mencintai para pembawanya, dan mencintai apa yang dicintai Allah adalah ibadah, oleh karena itu mencintai ilmu adalah termasuk diperintahkan dalam agama dan merupakan ibadah kepada Allah.

            Adapun mencintai harta dunia maka bukan termasuk ibadah, dan dalam keadaan tertentu bisa tercela.

Orang yang menumpuk harta, (nama) mereka mati sedang dalam keadaan hidup (jasadnya), dan para ulama akan tetap ada selamanya; jasad mereka musnah, tapi sifat-sifat teladan mereka hidup di dalam hati-hati manusia “

            Maksudnya orang yang memiliki harta maka nama-nama mereka tidak disebut, dan tidak terkesan dalam hati manusia apabila harta tersebut tidak sampai manfaatnya kepada mereka, sehingga dia dianggap seperti orang yang sudah mati, meskipun mereka sebenarnya hidup.

disebutkan oleh Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, dan Ibnul Qayyim rahimahullahtelah menyebutkan banyak keutamaan ilmu di atas harta dalam kitab beliau Miftah Daar As-Sa’aadah, diantaranya:

  1.    .  Ilmu adalah warisan para nabi; sedang harta adalah warisan raja dan orang kaya
  2.     Ilmu ikut masuk menemani pemiliknya di alam kubur, sedang harta meninggalkan pemiliknya.
  3.    .  Ilmu menghakimi harta,dan harta tidak menghakimi ilmu.
  4.   .  Allah Taala hanya memberikan ilmu yang bermanfaat kepada orang yang beriman, sedang harta Allah Taala berikan kepada orang mu’min maupun kafir.
  5.  .  Seorang ‘alim dibutuhkan oleh semua orang dari para raja sampai rakyat jelata, sedangkan orang kaya yang butuh kepadanya hanya orang miskin.
  6.     Ilmu mengajak pemiliknya untuk tawadhu’ dan ikhlas kepada Allah, sedang harta mengajak pemiliknya untuk pamer, menyombongkan diri, bermaksiat serta menyembah harta tersebut.
  7.     Kelezatan ilmu terus menerus dirasakan, baik ketika diawal dia mendapatkan atau ketika dia mengamalkan dan menyampaikannya. Sedangkan harta nikmatnya hanya di awal ketika dia baru mendapatkannya.

About ANNAS AL KHASANUL WAJHI

SANTRI MIFTAHUL `ULUM NGAWEN,hamba yang tak butuh pujian,tak pedulikan cacian

Posted on November 7, 2012, in Do`a dan amalan, hikmah. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Thobiby Qolby

Wahai yang jauh dariku dan tempatnya di lubuk hati yang terdalam

Elang Indigo

،،السلام عليكم ورحمة الله وبركاته،، My Friends,nothing freedom in this world because true free in your spirit!

Sholawat

bershalawatlah kalian kepada Nabi Muhammad

AL MUQTASHIDAH LANGITAN

Memasyarakatkan Sholawat Dan Mensholawatkan Masyarakat

Salam Semangat

"Maha Suci Engkau ya Tuhanku, tiadalah daku mengetahui apa pun, kecuali yang telah Engkau ajarkan kepadaku. Robbana, jadikan ilmu yang telah Engkau ajarkan kepadaku ini bermanfaat. Dan tambahkan ilmu yang bermanfaat kepadaku".

Tarekat Qodiriyah

Jalan Keselamatan Menuju Kepada Allah Swt

Newbie Tora

Takkan ada perubahan tanpa ada perbuatan

ponpes Al-Fithrah GP

Ibadah dalam hidmah - hidmah dalam ibadaH

Cahaya Qur'ani

Hidup Damai Bersama Al-Quran

Laki-laki Biasa

kumpulan berbagai macam artikel, renungan dan kata-kata bijak

Bacalah!

Membuka Pikiran Anda

Pengemban Amanah Sang Pencipta

“Setiap ilmu seseorang bertambah, maka bertambah pula seseorang mengenal kebodohannya" By : Dedi Sujatmo

MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN

Belajar itu adalah perobahan .......

Ilmu Langit .wordpress

Sharing hakikat

Jaman Semana

Sapa Wani Karo Aku, Wong Aku Ora Wani Karo Sapa-sapa

Ashabul firdaus's Blog

Buka Hati Meniti Hari

"Bisa Karena Terbiasa"

Katakanlah: "Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

FITRIA KURNIAWAN (ABU FAHD)

Agen Herbal, Adventure, Dakwah, Kisah, dll

FURQON BLOG

Pencari Debu-debu Kebenaran

%d blogger menyukai ini: