Bahaya Mata(sarana kemaksiatan)

Ada sebuah riwayat juga yang menceritakan, Ummi Salamah berkata,” Semasa saya dan Maimunah berada di sisi Nabi Muhammad SAW, tiba-tiba masuk ke tempat kami Abdullah Bin Ummi Maktum. Maka nabi berkata, ” Berhijablah kamu daripadanya.” Kami menjawab Ya Rasulullah bukankah dia seorang yang buta dan tidak dapat melihat kami? Nabi menjawab, ” Apakah kamu juga buta , tidakkah kamu melihat kepadanya?”

Firman Allah SWT;” Katakanlah kepada orang lelaki beriman,perlu untuk mereka menahan pandangannya, memelihara kemaluannya, yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Tuhan Maha Mengetahui apa yang mereka lakukan. Dan katakanlah kepada wanita yang beriman, perlu bagi mereka untuk menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya……” ( An-Nur:30-31 )

Sahabat-sahabat sama-samalah kita mengingatkan antara satu sama lain agar gerbang maksiat tidak terbuka dengan gahnya. baginda sudah tiada bagi memalingkan wajah kita daripada memandang mereka yang bukan mahram. Tiada teguran daripada mulut baginda yang menyuruh golongan wanita berhijab daripada melihat lelaki yang bukan miliknya. Tetapi Islam bukanlah agama yang melarang habis-habisan. Kita dibenarkan untuk berpandangan dalam urusan menuntut ilmu, berniaga, berjumpa dengan doktor dan persaksian. INGAT, jangan jadikan kelonggaran ini digunakan untuk mengaburi panahan syaitan.

Jangan kita lupa menanam dalam hati kita dengan kata-kata Allah SWT. Allah menyatakan dalam al-Quran yang bermaksud, menjanjikan sesiapa yang menjaga dirinya daripada perbuatan yang dilarang oleh Allah, maka Allah akan mengurniakan cintanya kepada mereka itu. Pandangan kita yang dapat dijaga dengan baik akan membuatkan kita dapat merasai kemanisn iman dan lazatnya beribadah.

Gunakanlah nikmat yang diberikan dengan memerhati keindahan alam cipataanNya sebagai tanda kesyukuran kita kepadaNya. Manusia itu mudah lupa, maka sahabat-sahabatla sebagai pengingat kepada hamba yang mudah lupa ini. Sama-samal kita mencari REDHA ALLAH SWT.

Telah diriwayatkan dari Rasulullah, seraya beliau bersabda yang ditujukan kepada Ali Bin Abi Thalib: “Wahai Ali, janganlah kamu mengiringi pandangan dengan pandangan, karena yang pertama diperbolehkan bagimu, dan yang kedua menjadi dosa bagimu”.

Berkenaan dengan lafadz “janganlah kamu mengiringi pandangan dengan pandangan” terdapat dua penafsiran. Pertama, janganlah kamu mengiringi pandangan matamu dengan pandangan hatimu. Kedua, janganlah kamu mengiringi pandangan yang pertama yang dapat menimbulkan syahwat dengan pandangan yang kedua yang dapat menimbulkan syahwat dengan cara sengaja.

Nabi Isa A.S pernah berkata: “Hendaknya kamu takut dengan pandangan setelah pandangan, karena hal itu menumbuhkan syahwat dalam hatimu, dan cukup bagi pelakunya menimbulkan fitnah”.

Ali Bin Abi Thalib juga berkata: “Mata itu tempat berjalannya syaithan.” Sedang menurut ahli hikmah, “Orang yang membiarkan pandangan matanya maka dia telah mengundang kebinasaan”.

About ANNAS AL KHASANUL WAJHI

SANTRI MIFTAHUL `ULUM NGAWEN,hamba yang tak butuh pujian,tak pedulikan cacian

Posted on Desember 21, 2012, in Bahan perenungan and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Thobiby Qolby

Wahai yang jauh dariku dan tempatnya di lubuk hati yang terdalam

Elang Indigo

،،السلام عليكم ورحمة الله وبركاته،، My Friends,nothing freedom in this world because true free in your spirit!

Sholawat

bershalawatlah kalian kepada Nabi Muhammad

AL MUQTASHIDAH LANGITAN

Memasyarakatkan Sholawat Dan Mensholawatkan Masyarakat

Salam Semangat

"Maha Suci Engkau ya Tuhanku, tiadalah daku mengetahui apa pun, kecuali yang telah Engkau ajarkan kepadaku. Robbana, jadikan ilmu yang telah Engkau ajarkan kepadaku ini bermanfaat. Dan tambahkan ilmu yang bermanfaat kepadaku".

Tarekat Qodiriyah

Jalan Keselamatan Menuju Kepada Allah Swt

Newbie Tora

Takkan ada perubahan tanpa ada perbuatan

ponpes Al-Fithrah GP

Ibadah dalam hidmah - hidmah dalam ibadaH

Cahaya Qur'ani

Hidup Damai Bersama Al-Quran

Laki-laki Biasa

kumpulan berbagai macam artikel, renungan dan kata-kata bijak

Bacalah!

Membuka Pikiran Anda

Pengemban Amanah Sang Pencipta

“Setiap ilmu seseorang bertambah, maka bertambah pula seseorang mengenal kebodohannya" By : Dedi Sujatmo

MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN

Belajar itu adalah perobahan .......

Ilmu Langit .wordpress

Sharing hakikat

Jaman Semana

Sapa Wani Karo Aku, Wong Aku Ora Wani Karo Sapa-sapa

Ashabul firdaus's Blog

Buka Hati Meniti Hari

"Bisa Karena Terbiasa"

Katakanlah: "Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

FITRIA KURNIAWAN (ABU FAHD)

Agen Herbal, Adventure, Dakwah, Kisah, dll

FURQON BLOG

Pencari Debu-debu Kebenaran

%d blogger menyukai ini: