Pondok Pesantren di Era Globalisasi

Makalah ini disampikan Pada tanggal 27 februari 2013 di aula Pon-Pes Miftahul `ulum ngawen,dalam acara seminar yang membahas pendidikan di era globalisasi.acara tersebut dinarasumbri oleh K.Bushro Musthofa Al mufti selaku kepala sekolah SMA Miftahul `Ulum Ngawen(MUN).tepatnya pukul 19.30-00.30 WIB.

PENGARUH PENDIDIKAN DI ERA GLOBALISASI

Oleh : K.H Busyro Musthofa Al-Mufti

Pendahuluan

Darri berbagai peristiwa yang terjadi di tengah kehidupan bangsa Indonesia,mulai dari hilangnya kepedulian terhadap sesama,meningkatnya pembunuhan hanya karena kecilnya persoalan,maraknya kemaksiatan dan perzinaan,hilangnya rasa malu akan perampasan hak elemen negeri,semakin tumbuh suburnya riba,menurunnya ketaqwaan terhadap Allah Sang Pencipta,merosotnya moral bangsa dan sebagainya.Dari situ kita wajib mengamati,memahami,dan mengambil langkah yang tepat untuk menyelamatkan bangsa ini agar terhindar dari perilaku tercela yang telah menjadi virus membahayakan di sekeliling kita.

Apa penyebab terjadinya peristiwa tersebut?Apa yang mempengaruhi bangsa ini sehingga muncul peristiwa-peristiwa itu?Siapa yang harus bertanggung jawab?Dan mampukan Lembaga Pendidikan yang dimiliki bangsa ini meluruskannya?Pendidikan yang bagaimana yang tepat untuk kita terapkan?

Untuk Menjawabnya kita perlu mengetahui secara mendasar akan perkembangkan diri manusia dan perkembangan lingkungan tempat tinggal manusia.

Awal Manusia diciptakan

Allah S.W.T menciptakan manusia telanjang tanpa sehelai benang.Lunglai tanpa kemampuam bicara dan berkata.Belum mengenali semua yang ada di sekeliingnya .Hanya tangisan yang menjadi alat untuk menyatakan laparnya ,sakitnya,ngompolnya dan kurang nyamannya.Kalau kita mengibaratkannya ia bagaikan kertas kosong yang bersih dari pengetahuan dan kemampuan

Dengan pendengaran yang sempurna,penglihatan yang istimewa,manusia menangkap segaa informasi yang didengar dan dilihatnya.Kemudian dengan akal dan hatinya,manusia mengolah informasi tersebut menjadi pengetahuan yang akan mempengaruhi perilaku dan perbuatannya.

Bukankan kita lahir dari perut ibu kita juga benar begitu adanya ?

Allah S.W.T berfirman dalam surat An Nahl ayat 78 :

waallaahu akhrajakum min buthuuni ummahaatikum laa ta’lamuuna syay-an waja’ala lakumu alssam’a waal-abshaara waal-af-idata la’allakum tasykuruuna

[16:78] Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur

PERKEMBANGAN MANUSIA KARENA INFORMASI YANG DITERIMANYA

Manusia berkembang sesuai dengan informasi yang diterimannya.Ia berbicara sesuai dengan bahasa yang didengar telinganya.Ia berkeinginan sesuai dengan sesuai dengan sesuatu yang dlihatnyaJika lingkungan dan orang sekitarnya baik,maka informasi yang di tangkap telinga dan penglihatannya juga baik.Sehinnga manusia tersebut akan menjadi orang yang baik pula.Begitu pula sebaliknya.

Dengarlah perkara yang baik ,lihatlah sesutu yang baik,Pilihlah lingkungan dan taman yang baik,Insya Allah kita akan menjadi orang yang baik.

Satu hal yang harus diperhatikan dalam perkembangan manusia terbentuk dengan kebiasaan yang dilakukannya.Kenapa kita tidak hafal do’a sebelum dan sesudah makan?Kenapa kita tidak hafal do’a masuk dan keluar dari WC?Kenapa kita tidak mampu berbahasa dengan benar dan baik?Kenapa kita berat bangun malam?Kenapa kita berat berpuasa?Semuanya karena kita tidak membiasakannya sejak kecil.

Nabi Muhammad S.A.W bersabda yang artinya:

“Perintahkan anak-anak kalian sholat sejak ia berumur tujuh tahun,dan pukulah mereka setelah berumur sepuluh tahun fan meninggalkan sholat.Dan pisahkan mereka dari tempat tidur kalian”(Al-Hadits)

Pesan Beliau Nabi dalam hadits tersebut adalah oreng tua wajib memerintahkan anak-anaknya melakukan dan membiasakan sholat serta melakukan kebaikan-kebaikan sejak kecil.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

مُرُوا أَوْلادَكُمْ بِالصَّلاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ ، وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ ، وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ (وصححه الألباني في “الإرواء”، رقم 247)

“Perintahkan anak kalian untuk shalat saat mereka berusia tujuh tahun, pukullah mereka (jika tidak melaksanakan shalat) saat mereka berusia sepuluh tahun. Bedakan mereka di tempat tidurnya(jika sudah berumur sepuluh tahun) (Riyadhus sholikhin)

Pesan beliau Nabi dalam hadits tersebut adalah orang tua wajib memerintahkan anak-anaknya melakukandan membiasakan sholat serta melakukan kebaikan-kebaikan sejak kecil.

Kita akan mudah dan ringan melakukan kebaukan jika telah membiasakan kebaikan itu,apalagi kebiasaan itu sudah kita bisakan sejak kecil.Begutu juga sebaliknya.

Orang yang dimudahkan melakukan kebaikan,itu menanakan bahwa dia diciptakan sebagai orang yang baik dan beruntung,sebaliknya orang yang mudah melakukan keburukan,itu menandakan bahwa dia diciptakan sebagai orang buruk dan merugi.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Setiap orang itu dimudahkan melakukan perkara yang sesuai dengan ciptaanya.”

PENGARUH PENDIDIKAN PADA MANUSIA

Pada dasarnya pendudukan sangat mempengaruhi pada perkembangan manusia karena dengan pendidikan yang benar manusia dapat memiliki ketaqwaan kepada Allah SWT,akhlak mulia,keterampilan,dan pengetahuan.dapat memudahkan manusia menghadapi kehidupan dan memperoleh yang diinginkan.dapat menjadikan manusia memperoleh kesenangan,keselamatan dan kebahagian.dan dapat memiliki derajat mulia di sisi Allah dan manusia.Begitu juga sebaliknya,dengan pendidikan yang salah,manusia akan berubah menjadi manusia yang mampu biin kerusakan,kehancuran,dan kebiadaban mengalahkan makhuk lainya.

Dengan pendidikan keterampilan,manusia akan menjadi terampil.dengan pendidikan agama manusia akan menjadi beragama.dengan pendidikan tata krama manusia akan beradab dan berakhlak mulia.dengan pendidikan politik manusia akan menjadi politisi yang mumpuni.begitu seterusnya.

PENDIDIKAN DI INDONESIA

Merujuk pada Undang-Undang R epublik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 yaitu:

Pasal  1 bahwa Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan  spiritual keagamaan ,pengendalian diri,kepribadian,kecerdasan,akhlak mulia,serta keterampilan yang diperlukan dirinya,masyrakat,bangsa dan Negara.

Pasal 3 bahwa Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar nenjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,beraklaq muliasehat,berilmu,cakap,kreatif,mandiri,dan menjadi warga Negara yang  demokratis serta bertanggung jawab

Maka pendidikan di Indonesia dituntut harus mampu mencetak manusia yang beriman ,bertaqwa,terampil,berakhlak mulia,cakap berpengetahuam,mandiri,kreatif,betanggung jawab,dan demokratis.

INDONESIA DI ERA GLOBALISASI

Setelah berkembangnya teknologi dan informasi diatas bumi termasuk di dalamnya Indonesia,terjadilah perubahan yang begitu mencengangangkan dibumi Indonesia .bangsa Indonesia tidak mampu menahan godaan mewahnya teknologi yang menggiurkan.melalui pesawat televise,radio telephone,handphone,dan alat komunikasi lainya warga Negara lainya warga Negara Indonesia menghabiskan waktunya untuk kesenangan dan hiburan.Bahkan Indonesia bahkan lupa akan persoalan-persoalan penting di negeri ini.Mayoritas bangsa indonsia terseret pada budaya  negetif,pola hidup bebas ,kesenangan sesaat,gemerlap dunia dan kemewahanya.

Walhasil bangsa Indonesia sedang kehilangan jati dirinya.cara berpakaianya sudah mengikuti tren pakaian barat.semua waktu,tenaga,dan pikiranya telah diukur dengan uang.kesenangan yang diburu adalah kesenanfan dunia belaka.Rasa peduli dengan sesame sudah mulai menghilang .kesuksesan seseorang hanya diukur dengan materi.MEncari rizki yang halal sudah diabaikan.budaya dan budi pekertinya sudah semakin jauh dari budaya Indonesia dan akhlak ketimuran.Bahkan sekarang ini sering terjadi uang Negara di gunakan bancaan  oleh tokoh- tokoh Indonesia untuk mewujudkan kesenangan pribadinya.

Kenapa bangsa Indonesia mengalami perubahan yang begitu dahsyat?bukankah bangsa Indonesia mayoritas berizasah dan berpendidikan?Bagaimana fungsi lembaga pendidikan bangsa ini?Ada apa dengan dunia pendidikan kita?

MATA PELAJARAN PADA LEMBAGA PENDIDIKAN INDONESIA

Mencermati mata pelajaran yang diajarkan lembaga pendidikan di indonesia mulai dari tingkatan sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi,mata pelajaran yang diajarkan ialah bahasa,meliputi bahasa indonesia,bahasa daerah dan bahasa asing.mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial meliputi sejarah,geografi,ekonomi,dan sosiologi.mata pelajaran ilmu pengetahuan alam,meliputi biologi,kimia,dan fisika.mata pelajaran matematika,teknologi informasi dan komunikasi,pendidikan jasmani dan olahraga,pendidikan agama dan muatan lokal.

Dengan mata pelajaran bahasa,IPA,IPS,TIK,dan penjas orkes dapatkah membentuk bangsa indonesia yang memiliki watak serta peradaban bangsa yang bermartabat?dapatkah mata pelajaran tersebut menjadikan potensi peserta didik berkembang sehingga menjadi manusia manusia yang beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa,berakhlak mulia,mandiri,dan bertanggung jawab?

Kemudian bagaimana dengan mata pelajaran agama?sebenarnya pelajaran agama itulah yangdapat mencetak peserta didik yang bertaqwa,berakhlak mulia,bertanggung jawab,dan melaksanakan amanat,istiqomah(teguh pendirian),mendahulukan kepentingan orang lain,beramal saleh,berbakti kepada orang tua,berserah diri(tawakkal),tolong menolong,mencintai Allah dan rasul-Nya,sabar,malu,takut kepada Allah,ridho,berbelas kasih,menyayangi sesama,bertaubat dari kesalahan,bersedekah,menyempurnakan takaran dan timbangan,bersilatrrahim,rendah hati,tidak putus asa,menjaga rahasia,lemah lembut,tenag,lapang dada,bersyukur,jujur,adil,menjaga kehormatan diri,memaafkan kesalahan orang lain,zuhud,siaga,dan waspada,dan dapat mencetak peserta didik jauh dari menuruti hawa nafsunya,buruk sangka,sombong dan takabbur,menipu,berlebih-lebihan,menyebarakan kejelekan,permusuhan,makan riba,membuat kerusakan,kikir dan bakhil,mengunngkit-ungkit kebaikan dan menyakiti orang lain,benci,zalim dan melampaui batas,bohong atau berpura-pura,foya-foya,pengecut,dengki,berkhianat,riya,mencaci,curang,membunuh,kufur,homo seksual,dusta,melanggar janji,mengadu domba,bemaksiat dan berzina.akan tetapi sayang srribu sayang pel;ajaran agama oleh lembaga pendidikan di Indonesia dianggap tidak penting dan hanya mendapatkan porsi waktu yang sangat sedikit sehingga berakibat makin merosot karakter bangsa dan makin rusak akh;laknya serta tidak mampu menjadi orang yang cakap,kreatif dan mandiri.

PONDOK PESANTREN SEBAGAI SOLUSI SEPANJANG ZAMAN

Sebelum Negara Indonesia lahir sampai sekarang lembaga pendidikan yang telah melahirka tokoh yang berilmu dan mengamalkan ilmunya,melahirkan pahlawan yang menjaga keutuhan dan memperjuangkan kemerdekaan negerinya,mencetak anak didiknya dapat hidup menyatu dengan masyarakat,saling tolong-menolong,taat beribadah dan bertqwa,berbudi luhur,berusaha menyelamatkan anak didiknya dari dunia sampai akhirat,cerdas,kreatif,mandiri,tanpa bergantung pada negara adalah pondok pesantren.

Hampir tak pernah kita jumpai santri pesantren menuntut jadi pegawai negri kepada pemerintah.hampir tidak kita temukan santri pesantren menjadi sampah masyarakat.para santri menganggap bahwa semua pekerjaan mulia,semua pekerjaan dapat sebagai sarana untuk menyambut rizki halal dari Allah SWT.dan Alhamdulillah para santri dapat saling menghargai terhadap sesama karena menurutnya semua adalah hamba Allah.kemulian manusia bukan karena jabatan,gelar,dan kekayaanya.

Dengan demikian kembalilah kepada pendidikan pondok pesantren.karena pesantren telah terbukti sebagai lembaga pendidikan yang mampu mencetak peserta didik yang beriman,bertaqwa,terampil,berakhlak mulia,cakap,berilmu mandidri,kreatif,,bertanggung jawab dan demokratis sepanjang zaman.

Wallahu a`lam bissowab.

About ANNAS AL KHASANUL WAJHI

SANTRI MIFTAHUL `ULUM NGAWEN,hamba yang tak butuh pujian,tak pedulikan cacian

Posted on Maret 9, 2013, in lain-lain. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Thobiby Qolby

Wahai yang jauh dariku dan tempatnya di lubuk hati yang terdalam

Elang Indigo

،،السلام عليكم ورحمة الله وبركاته،، My Friends,nothing freedom in this world because true free in your spirit!

Sholawat

bershalawatlah kalian kepada Nabi Muhammad

AL MUQTASHIDAH LANGITAN

Memasyarakatkan Sholawat Dan Mensholawatkan Masyarakat

Salam Semangat

"Maha Suci Engkau ya Tuhanku, tiadalah daku mengetahui apa pun, kecuali yang telah Engkau ajarkan kepadaku. Robbana, jadikan ilmu yang telah Engkau ajarkan kepadaku ini bermanfaat. Dan tambahkan ilmu yang bermanfaat kepadaku".

Tarekat Qodiriyah

Jalan Keselamatan Menuju Kepada Allah Swt

Newbie Tora

Takkan ada perubahan tanpa ada perbuatan

ponpes Al-Fithrah GP

Ibadah dalam hidmah - hidmah dalam ibadaH

Cahaya Qur'ani

Hidup Damai Bersama Al-Quran

Laki-laki Biasa

kumpulan berbagai macam artikel, renungan dan kata-kata bijak

Bacalah!

Membuka Pikiran Anda

Pengemban Amanah Sang Pencipta

“Setiap ilmu seseorang bertambah, maka bertambah pula seseorang mengenal kebodohannya" By : Dedi Sujatmo

MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN

Belajar itu adalah perobahan .......

Ilmu Langit .wordpress

Sharing hakikat

Jaman Semana

Sapa Wani Karo Aku, Wong Aku Ora Wani Karo Sapa-sapa

Ashabul firdaus's Blog

Buka Hati Meniti Hari

"Bisa Karena Terbiasa"

Katakanlah: "Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik".

FITRIA KURNIAWAN (ABU FAHD)

Agen Herbal, Adventure, Dakwah, Kisah, dll

FURQON BLOG

Pencari Debu-debu Kebenaran

%d blogger menyukai ini: